NIAT SEBAGAI FONDASI PENDIDIKAN ISLAM: KAJIAN TAFSIR HADITS TEMATIK TERHADAP AKTIVITAS PENDIDIKAN

  • Istikhori Institut Madani Nusantara
  • Nura Nur’Aeni Institut Madani Nusantara
  • Deliyanti Dimyati Institut Madani Nusantara
  • Aang Purnawirawan Institut Madani Nusantara
  • Jenal Nurhakim Institut Madani Nusantara

Abstrak

Penelitian ini mengkaji konsep niat sebagai fondasi pendidikan Islam melalui pendekatan tafsir hadis tematik terhadap hadis yang diriwayatkan oleh Umar ibn al-Khaththab tentang kewajiban melandasi segala aktivitas dengan niat. Penelitian kepustakaan ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif-analitis dengan sumber data primer berupa hadis niat dalam Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim, serta sumber sekunder berupa kitab-kitab syarah hadis klasik dan karya pemikir pendidikan Islam kontemporer. Analisis data dilakukan melalui metode tafsir hadis tematik (mawdhu'i) dengan mempertimbangkan konteks historis, kualitas sanad dan matan, serta interpretasi para ulama dari berbagai periode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa niat memiliki kedudukan sentral sebagai al-ahadits al-usul yang mencakup sepertiga ilmu agama. Hadis ini mengandung empat dimensi fundamental dalam pendidikan Islam: dimensi teologis (manifestasi tauhid), dimensi epistemologis (penentu validitas ilmu), dimensi pedagogis (penggerak motivasi intrinsik), dan dimensi aksiologis (penentu nilai dan manfaat ilmu). Niat yang ikhlas membentuk karakteristik pembelajaran berkualitas dan melahirkan pendidik yang berintegritas. Dalam konteks pendidikan kontemporer, hadis ini relevan sebagai solusi menghadapi krisis orientasi pendidikan Islam, komodifikasi pendidikan, dan tantangan riya digital. Implementasi niat ikhlas memerlukan tarbiyah ruhiyyah, muhasabah diri, budaya akademik berintegritas, dan keteladanan ulama salaf secara berkelanjutan

Diterbitkan
2026-02-23
Bagian
Articles